Nurul Hidayah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya

Belajar dari Pemulung

Lelaki kecilku tengah asyik menikmati kentang sosis yang baru saja dibelinya. Sementara itu seorang pria dengan postur sedang, tidak pendek tidak juga tinggi, mengorek-ngorek tong sampah tak jauh dari tempat dudukku. Wajahnya yang legam sebagian tertutupi topi yang ia benamkan. Satu dua gelas plastik bekas ia masukkan ke dalam karung yang ia sampirkan di pundak kanan. Ia kemudian bergegas seolah tak peduli hiruk pikuk suasana bazar. Sedari tadi gadis kecil berusia tujuh tahunan mengikuti sang bapak yang tengah berjuang. Lengan mungilnya sesekali meraih kaos bapaknya yang kumal.

Orang tua dan anak itu telah hilang dari pandangan, sementara aku masih terpaku sambil memainkan beberapa lembar uang kembalian. Lelaki kecilku masih saja asyik menikmati makanannya.”Tahu enggak, Bunda pingin ngasih jajan ke anak yang tadi, tapi takut orang tuanya tersinggung,” ucapku memancing perhatiannya. Ia mendongakkan kepala, “Oh, anak perempuan yang rambutnya panjang? Anak pemulung yang tadi?” tak kusangka seperti tak acuh namun sejatinya ia memperhatikan. “Bun, aku sedih lho. Dulu juga ada pemulung bawa anak, si anak bawa keresek isinya KFC lho. Itu tuh bapaknya sampai rela kerja kayak gitu demi anaknya. Katanya sih orang tua mah emang begitu, rela berkorban demi anaknya.” Tak kusangka kalimat itu meluncur dari mulut seorang lelaki yang kusangka masih anak-anak. Setiap tempat yang ia sambangi, setiap orang yang ia temui, setiap peristiwa yang terjadi, sejatinya adalah sarana anak manusia belajar.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Selalu dpt belajar dari siapapun dan apapun. Barakallah

27 Oct
Balas

Betul Bu. Terima kasih banyak

28 Oct

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali